Beberapa waktu yang lalu, Thor membaca buku tentang persahabatan antara Che Guevara dan Fidel Castro. Mereka adalah dua orang sahabat yang tidak terpisahkan. Mereka saling mengasihi satu dengan yang lain. Setelah Kuba dikuasai oleh Komunis, Che tidak mengambil jabatan strategis di Kuba. Che menyeberang ke Bolivia untuk melakukan hal yang sama, yaitu membawa impian komunisme. Tetapi perjuangan di Bolivia tidak semulus di Kuba, Che memiliki beberapa konflik kepada pejuang komunisme di Amerika Selatan. Hal ini membuat markas besar Komunisme, Uni Soviet, mengultimatum Che, dan meminta agar seluruh komunisme tidak membantu perjuangan Che di Bolivia. Tetapi Castro lebih mencintai Che ketimbang markas besar dan kroninya. Untuk membantu perjuangan Che, maka Castro meminta agar pemimpin komunisme Amerika Selatan untuk membantu Che yang sedang dalam kesulitan. Malang nasib Che, tidak ada satupun yang mendengarkan ocehan pemimpin komunisme Kuba tersebut.
Alhasil beberapa waktu kemudian, Che ditemukan tidak bernyawa. Kematian sahabat karibnya tersebut membuat Castro depresi berat. Dia sangat kecewa dengan para pemimpin komunisme Amerika Selatan, khususnya Markas Besar: Uni Soviet. Dia sengaja mengadakan konflik dengan Uni Soviet karena begitu perih kehilangan sahabat sejatinya. Bahkan jikalau perangpun terjadi, Castro siap.
Castro dan Che sungguh tidak terpisahkan. Mereka adalah sahabat sejati. Apakah ini bisa disamakan dengan persahabatan antara Daud dan Yonathan, yang rela mengorbankan apapun demi cinta persahabatan mereka. Saya tidak tahu. Tetapi Castro dan Che adalah mimpi dari Thor. Kapankah Thor bisa mendapatkan sahabat yang sedemikian? Thor sudah berjuang untuk menjadi sahabat yang baik, alhasil NIHIL.. Thor hanya bisa bermimpi (lagi)… Hahahah. Dasar, si Thor, kata teman-temannya (yang bukan sahabat sejati), “Kamu hanya mimpi, Thor!” =))